Edhy Prabowo Kepergok Beli 'Wine' Diduga Pakai Uang Korupsi, Istri Tersangka Terancam Terseret Kasus Suap

- 28 Januari 2021, 15:30 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (kedua kanan) bersiap menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (14/12/2020).
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (kedua kanan) bersiap menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (14/12/2020). /ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa./

ZONAJAKARTA.com - Penyidikan kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) masih bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK menemukan beberapa fakta baru yang diungkapkan oleh para saksi yang dipanggil dalam proses penyidikan.

Di sisi lain, KPK menduga istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, ikut menerima aliran dana perkara dugaan suap dalam pengurusan ekspor benih lobster (benur).

Baca Juga: Bikin Ulama Tercengang, Ini Arti Kidung Kacer yang Dirapalkan Mendiang Mbah Maridjan Tiap Kali Merapi Erupsi

Dilansir dari Antara News, KPK mengonfirmasi saksi karyawan swasta Ery Cahyaningrum soal pembelian minuman jenis wine oleh tersangka Edhy Prabowo.

Pembelian minuman wine tersebut diduga sumber uangnya berasal dari suap izin ekspor benih lobster.

Ery yang juga mantan caleg dari Partai Gerindra itu diperiksa oleh KPK pada Rabu (27/1) sebagai saksi untuk tersangka Edhy dan kawan-kawan dalam penyedikan kasus suap perizinan ekspor benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca Juga: Upah Masih Miris, Kepala Staf Presiden Janji Perjuangkan Nasib Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer

"Ery Cahyaningrum dikonfirmasi terkait kegiatan usaha saksi yang menjual produk minuman di antaranya jenis wine yang diduga juga dibeli dan dikonsumsi oleh tersanga EP dan AM (Amiril Mukminin) di mana sumber uangnya diduga dari pemberian pihak-pihak yang mengajukan izin ekspor benur di KKP," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: PMJ News, Antara News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

-->

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X