Ini Alasan Negara Beri Kompensasi Rp 37 Juta ke Wiranto Usai Jadi Korban Penusukan Abu Rara

- 27 Juni 2020, 12:15 WIB
MANTAN Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.*

ZONA JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menjadi korban penusukan pada Kamis, 10 Oktober 2019.

Dikutip Zonajakarta.com dari Antara, saat itu Wiranto ditusuk ketika turun dari mobil di alalun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Wiranto pun kala itu segera dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan medis hingga nyawanya terselamatakan.

Baca Juga: Anak Bupati Garut Tak Lolos PPDB SMA 1, Kepala Sekolah: Istrinya Mendaftar Seperti Orang Tua Lainnya

Berdasarkan informasi yang dilansir dari kantor berita Antara, penusukan tersebut terjadi saat Wiranto hendak kembali ke Jakarta.

Di Banten, ia meresmikan Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar, di Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Pandeglang.

Saat itu, Wiranto juga pergi ke Alun-alun Menes.

Baca Juga: NKRI Harga Mati, Pulau Ayam di Anambas Indonesia Justru Dijual Bebas Situs Ini, Begini Kata Bupati

Ketika ia turun dari kendaraan, secara tiba-tiba Wiranto mendapatkan serangan dari sepasang suami istri.

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X