Ditangkap Polisi Usai Hina NU, Gus Nur Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka

- 24 Oktober 2020, 15:45 WIB
Tangkapan layar wawancara Sugi Nur Raharja alias Gus Nur bersama Refly Harun. (YouTube/ Refly Harun) /

Zonajakarta.com - Sugih Nur Raharja alias Gus Nur diamankan polisi setelah mengatakan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) berubah 180 derajat setelah rezim ini lahir.

Ucapannya itu dianggap telah menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang bermuatan SARA dan penghinaan.

Dia ditangkap di rumahnya di Pakis, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) pukul 00.00 WIB.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Layanan Pengiriman Untuk Kamu yang Punya Bisnis Lokal

Dikutip Zonajakarta.com dari RRI, perilaku Gus Nur yang dinilai meresahkan tersebut terlihat pada video di kanal Youtube Youtube Refly dengan judul 'Setengah Jam dengan Gus Nur, Isinya Kritik Pedas Semua' yang diunggah pada 18 Oktober 2020.

Sejak awal video, Gus Nur sudah mempermasalahkan NU. Hingga menit ke-4, Gus Nur mengatakan pandangannya terhadap NU berubah saat memasuki rezim yang berkuasa sekarang.

Padahal, katanya, sejak dahulu dia seringkali melakuan dakwah dengan dikawal Banser hingga mengibaratkan NU sebagai bus umum.

Baca Juga: UU Cipta Kerja di Mata Sudjiwo Tedjo: Banyak Konglomerat Tak Akan Lanjut Karena Diingatkan Anak SMA

"Saya ibaratkan NU sekarang itu seperti bis umum, sopirnya mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal-ugalan, dan penumpangnya kurang ajar semua. Merokok juga, nyanyi juga, buka-buka aurat juga, dangdutan juga," ucap Gus Nur yang disambut tawa kecil oleh Refly Harun.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: PMJ News, RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X