Adanya Prinsip Non-Interference, China Minta ASEAN Jangan Intervensi Kudeta Junta Militer Myanmar

- 9 Maret 2021, 06:13 WIB
Adanya Prinsip Non-Interference, China Minta ASEAN Jangan Intervensi Kudeta Junta Militer Myanmar /Dok. BPMI Setpres

ZONAJAKARTA.com - Kudeta Junta militer Myanmar nyatanya membuat ASEAN prihatin.

Namun Asia Tenggara tak bisa berbuat banyak karena adanya prinsip non-interference di Piagam ASEAN.

Prinsip ini menekankan sesama anggota ASEAN dilarang mencampuri urusan dalam negeri masing-masing.

Jelas prinsip ini dinilai baik oleh China karena Beijing sangat suka ASEAN tak ganggu kudeta militer Myanmar.

Baca Juga: Suaminya Dilaporkan ke Bareskrim Polri Atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik, Annisa Pohan : Tidak Punya Hak Suara

"China mendukung piagam ASEAN dalam menegakan prinsip-prinsip non-interference dalam masalah internal Myanmar," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi seperti dikutip zonajakarta.com dari SCMP, Senin (8/3/2021).

Meski demikian China akan segera melakukan tindakan untuk meredakan ketegangan di Myanmar.

Karena Beijing lah yang mempunyai pengaruh besar di Myanmar.

"Mencegah pertumpahan darah dan konflik serta menenangkan situasi di sana sesegera mungkin," tambah Wang Yi.

Halaman:

Editor: Beryl Santoso

Sumber: SCMP


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X