Kasus Covid-19 Aktif di India Hampir 20 Juta Jiwa, Ilmuwan Sebut Puncak Pandemi Terjadi pada 3-5 Mei

- 3 Mei 2021, 17:33 WIB
Seorang petugas kesehatan yang mengenakan APD membawa pasien Covid-19 di luar bangsal korban di rumah sakit Guru Teg Bahadur, di New Delhi, India, 24 April 2021.
Seorang petugas kesehatan yang mengenakan APD membawa pasien Covid-19 di luar bangsal korban di rumah sakit Guru Teg Bahadur, di New Delhi, India, 24 April 2021. /REUTERS/Adnan Abidi.

ZONAJAKARTA.com - India melaporkan lebih dari 300.000 infeksi virus corona baru selama 12 hari berturut-turut pada hari Senin 3 Mei 2021, untuk menjadikan jumlah keseluruhan kasusnya hanya sekitar 20 juta, karena para ilmuwan memperkirakan puncak pandemi dalam beberapa hari mendatang.

Dengan 368.147 kasus baru selama 24 jam terakhir, total infeksi di India mencapai 19,93 juta, sementara total kematian naik 3.417 menjadi 218.959, menurut data kementerian kesehatan.

Dilansir dari Reuters, pakar medis mengatakan angka sebenarnya di seluruh negeri sebesar 1,35 miliar mungkin lima hingga 10 kali lebih tinggi dari penghitungan resmi.

Kementerian kesehatan menawarkan secercah harapan, melaporkan bahwa kasus positif relatif terhadap jumlah tes yang dilakukan turun pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak setidaknya 15 April.

Baca Juga: 4 Penyakit Ini Mengintai Kesehatan Jika Terbiasa Makan Satu Kali Sehari, Salah Satunya Gula Darah Melonjak!

Baca Juga: Wakil Menteri Agama: Orang yang Tidak Mudik Sama Dengan Berjihad!

Kasus virus corona di India dapat memuncak antara 3-5 Mei, menurut model matematika dari tim ilmuwan yang menasihati pemerintah.

Hal tersebut terjadi beberapa hari lebih awal dari perkiraan sebelumnya karena virus telah menyebar lebih cepat dari yang diperkirakan.

Rumah sakit telah terisi penuh, pasokan oksigen medis menipis dan kamar mayat serta krematorium telah dibanjiri karena negara tersebut menangani lonjakan kasus.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: Reuters, worldometers.info


Tags

Artikel Terkait

Terkini

-->

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X