Pejabat Korea Selatan Diam-diam Lakukan Hal Ini di Waktu Luang Agar KF-21 Boramae Tetap Indonesia Bayar

- 13 Januari 2022, 20:27 WIB
Peluncuran Prototipe KF-21 Boramae
Peluncuran Prototipe KF-21 Boramae /The Defense Post

Zonajakarta.com- Indonesia telah sepakat menginvestasikan dana sebesar 1,7 triliun won atau 20 persen dari seluruh biaya proyek, dan untuk itu akan mendapatkan satu unit pesawat tempur KF-X dan transfer teknologi untuk dapat memproduksi 48 unit pesawat tempur generasi berikutnya di dalam negeri.

Akan tetapi, Indonesia menangguhkan pelunasan biaya tersebut sejak semester kedua tahun 2017 dan Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Seoul pada 2018 lalu sempat meminta perundingan kembali.

Menurut Badan Administra Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) pada hari Senin (15/11/2021), biaya proyek dipangkas dari 8,6 truliun won ke 8,1 triliun won.

Baca Juga: Dikira Bercanda, KF-21 Boramae Indonesia Unit 2 Akan Diberi Nama Tak Biasa, Korea Selatan Geger Membahasnya

Jakarta, yang berjanji menanggung 20 persen dari total biaya dengan imbalan mendapatkan sebuah prototipe dan transfer informasi teknis dan produksi 48 unit pesawat, harus menanggung 1,6 triliun won, berkurang dari sebelumnya 1,7 triliun won.
 
Seorang pejabat pemerintah dari badan tersebut mengatakan bahwa kedua pihak baru-baru ini merevisi perjanjian untuk mencerminkan keterlambatan klasifikasi Seoul tersebut, yang mengecualikan pesawat jet tempur dari pajak pertambahan nilai.

Pada Rabu dan Kamis 10-11 November 2021 lalu, Kepala Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan, Kang Eun-ho yang bertanggungjawab atas segala proyek jet tempur KF-21 Boramae mengadakan pertemuan dengan para pejabat Indonesia.

Baca Juga: Digembleng ROKAF, Mayor Song Min-seok Pemeran Utama Pengembangan KF-21 Boramae Indonesia Angkat Bicara

Dalam pertemuan tersebut disepakati bagaimana Indonesia nantinya akan membayar tunggakan biaya proyek jet tempur KF-21 Boramae ke Korea Selatan.

"Korea Selatan dan Indonesia mencapai kesepakatan pada hari Rabu tentang pembayaran yang harus dilakukan Indonesia untuk proyek jet tempur bersama mereka," dikutip Zonajakarta.com dari Korea Herald, Kamis 11 November 2021.

Halaman:

Editor: Zulaika Rizkia

Sumber: SBS Korea Herald


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network