Beijing Menyebut Laporan AS Soal Laut China Selatan Menyesatkan dan Mendistorsi Hukum Internasional

- 14 Januari 2022, 12:34 WIB
Laut China Selatan
Laut China Selatan /bmkg.go.id

ZONAJAKARTA.com – Beijing telah mengklaim wilayah Laut China Selatan sebagai bagian dari wilayahnya.

Amerika Serikat (AS) lalu melaporkan jika klaim Beijing terhadap Laut China Selatan "melanggar hukum".

Beijing pun membalas laporan baru AS dan menyebut laporan itu menyesatkan serta mendistorsi hukum internasional.

Baca Juga: Harga Biasa Spek Dewa, HP Xiaomi Redmi Note 10S Dijual Murah Meriah di Pasaran, Minat Membelinya?

Dikutip ZONAJAKARTA.com dari artikel yang tayang di Straitstimes.com pada 13 Januari 2022, saat konferensi pers harian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan, penelitian yang dirilis pada 12 Januari 2022 oleh Kantor Urusan Kelautan dan Kutub Departemen Luar Negeri AS dianggap "mendistorsi hukum internasional".

Selain itu, menurut Wang Wenbin, penelitian yang dilakukan AS itu juga "menyesatkan publik, menabur perselisihan, dan mengganggu kawasan regional situasi".

Wang Wenbin mengatakan AS tidak seperti China.

Baca Juga: Lockheed Martin Sedang Merancang Jet Tempur F-35 Khusus untuk Pelanggan yang Dirahasiakan

Negara itu belum meratifikasi Konvensi PBB tentang Hukum Laut (Unclos) namun menganggap dirinya sebagai 'Hakim Konvensi'.

Halaman:

Editor: Tara Savika

Sumber: Straits time


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network