China Semakin Unggul dalam Perdagangan, AS Bahas Kerangka Kerja Ekonomi Indo-Pasifik

- 14 Januari 2022, 14:22 WIB
Ekonomi
Ekonomi /pikiran rakyat

ZONAJAKARTA.com- Amerika Serikat terus mendominasi keuangan dunia, tetapi China akan segera memiliki ekonomi terbesar di dunia.

China secara signifikan mengungguli Amerika Serikat dalam perdagangan Indo-Pasifik, semua anggota Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) dan sejumlah non-anggota (Indonesia, Korea Selatan, Filipina, dan Thailand) berdagang lebih banyak dengan China pada tahun 2020.

Maka, hal ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi diplomasi ekonomi AS di Asia.

Baca Juga: Pantas Berani Jual Su-35 Lebih Murah, Rusia Punya Cara Licik untuk Hasilkan Uang dari Penjualan Alutsista

Keterlibatan ekonomi AS yang sukses di Indo-Pasifik bergantung pada kerangka kerja ekonomi Indo-Pasifik.

Tetapi dengan akses yang lebih baik ke pasar AS sebagai insentif bagi negara-negara untuk bergabung, kerangka kerja tersebut kemungkinan akan membuktikan pengganti yang tidak memadai untuk CPTPP.

Menyusul kesimpulan dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), yang mulai berlaku pada 1 Januari 2022, China mendaftar untuk bergabung dengan CPTPP pada September 2021, memposisikan dirinya sebagai juara liberalisasi perdagangan di Indo-Pasifik, sebagaimana dilansir Zonajakarta.com dari East Asia Forum pada 14 Januari 2022.

Baca Juga: Popularitas Tanpa Batas, Kini Sudah Ada Versi 'Mainan' Jet Tempur KF-21 Boramae yang Diluncurkan

Namun, meskipun banyak negara CPTPP skeptis terhadap aplikasi China untuk kombinasi alasan ekonomi dan keamanan, Amerika Serikat menawarkan sedikit untuk mengimbangi kenaikan China dalam CPTPP dan perjanjian perdagangan lainnya.

Halaman:

Editor: Tara Savika

Sumber: East Asia Forum


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network