Laut China Selatan Makin Panas, Negara-negara di Asia Tenggara Tambah Kapal Selam untuk Perkuat Pertahanan

- 23 Juni 2022, 10:15 WIB
Memanasnya wilayah Laut China Selatan membuat Indonesia ambil tindakan memperkuat pertahanan dengan membangun stasiun kapal selam di Natuna.
Memanasnya wilayah Laut China Selatan membuat Indonesia ambil tindakan memperkuat pertahanan dengan membangun stasiun kapal selam di Natuna. /istimewa/

ZONAJAKARTA.com - Ketegangan di wilayah Laut China Selatan nampaknya belum juga mereda.

Kondisi Laut China Selatan yang 'panas' lantas berpengaruh terhadap negara-negara sekitarnya yang berbondong-bondong mengakuisisi kapal selam untuk negaranya.

Tak hanya itu saja, saat ini situasi di Laut China Selatan tidak hanya 'panas' di atas permukaan air saja.

Namun dikabarkan bahwa situasi di bawah permukaan air juga tidak kalah panasnya lantaran adanya kapal selam yang 'berkeliaran'.

Media Malaysia Defence Security Asia mengabarkan bagaimana sibuknya perairan di Laut China Selatan dengan hadirnya kapal perang permukaan (surface warships) dari negara-negara kawasan maupun Amerika Serikat (AS) dan negara lain.

Situasi yang sama juga diperkirakan akan terjadi di bawah permukaan dengan 'tabrakan' kapal penyelaman multi-negara.

Baca Juga: Polemik Klaim 'Tanah Melayu': Mantan PM Malaysia Ingin Kepulauan Riau Balik ke Tangan Negeri Jiran

"Tidak dapat disangkap kemungkinan 'kebuntuan' antara kapal selam bertenaga nuklir China dan AS dan sekutunya di Laut China Selatan dan di luar perairan strategis seperti di Samudra Pasifik," tulis Defence Security Asia.

Karena itu, negara-negara di Asia Tenggara telah meningkatkan kepemilikan aset bawah lautnya.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: fpri.org Defence Security Asia


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x