Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Terlampaui, Polandia Borong FA-50 Disebut Jadi Pintu Akuisisi KF-21 Boramae

- 5 Agustus 2022, 16:25 WIB
Prototipe KF-21 Boramae, hasil kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia
Prototipe KF-21 Boramae, hasil kolaborasi Korea Selatan dan Indonesia /Yonhap

ZONAJAKARTA.com - Kabar penjualan besar pesawat tempur FA-50 oleh Polandia datang hanya beberapa hari setelah penerbangan pertama KF-21 Boramae.

Hal ini menjadikan Korea Selatan sebagai negara keempat di klub eksklusif ini dan pendatang baru pertama sejak 2011 ketika China pertama kali mengangkat prototipe J-20.

Dikutip dari laman Bulgarian Military, penjualan FA-50 diharapkan tidak hanya memberikan program aliran dana baru untuk mengembangkan beberapa modifikasi yang diumumkan, seperti pesawat pengacau elektronik, tetapi juga untuk membuka pintu pengiriman KF-21 Boramae ke Polandia sebagai tingkat mitra yang lebih tinggi di masa depan.

Selain memborong 48 pesawat tempur ringan FA-50, Polandia juga mengakuisisi 672 howitzer self-propelled K9 Thunder serta 1.000 tank tempur utama K2 Black Panther Korea Selatan.

Sebanyak 12 unit FA-50 pertama akan menjadi standar Blok 10, yang sesuai dengan mesin yang tersedia di Angkatan Udara Korea Selatan. Mereka akan dikirim pada pertengahan 2023.

Baca Juga: Dibeli Polandia untuk Lawan Petarung Rusia, Media Asing Bocorkan Kelemahan Utama FA-50 Sebagai Pesawat Tempur

Pesawat yang tersisa akan menjadi standar Blok 20 baru, yang mencakup integrasi wadah penargetan Sniper, rudal tempur udara jarak dekat AIM-9X, dan sistem pertukaran data Link 16.

Di masa depan, mereka akan menerima rudal jarak jauh AIM-120. Pesawat tempur Blok 20 akan dikirim antara tahun 2025 dan 2028.

Pesawat FA-50 akan digunakan untuk pelatihan lanjutan dan misi tempur, melengkapi Lockheed Martin F-16 Polandia.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: Bulgarian Military Aviacionline


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x