KF-21 Boramae Produksi Massal pada 2026, Pesawat Tempur J-20 China Bakal Tersaingi, Pakar Ungkap Alasannya

- 11 Agustus 2022, 15:40 WIB
KF-21 Boramae, pesawat hasil kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia
KF-21 Boramae, pesawat hasil kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia /KAI

ZONAJAKARTA.com - Kelak setelah selesai uji penerbangan, pesawat tempur KF-21 Boramae akan segera dipasarkan ke negara-negara di dunia.

Namun saat ini, Korea Selatan sedang mencari ekspor pasar untuk jet tempur KF-21 Boramae yang dipuji karena kelincahan tinggi dan biaya perawatan yang rendah.

Para analis Korea Selatan mengungkapkan KF-21 Boramae kemungkinan akan muncul sebagai alternatif hemat biaya untuk pesawat tempur China.

Dilansir dari SCMP, KF-21 Boramae yang berarti 'elang' dalam bahasa Korea Selatan, kemungkinan akan memberikan persaingan ketat bagi jet tempur J-10 CE dan FC31 China di pasar global, terutama di Afrika, kata para pengamat.

Dalam perkembangan terbaru seputar KF-21 Boramae, Korea Selatan berusaha untuk memulai produksi massal pada tahun 2026, dengan Angkatan Udara Korsel memperoleh 40 unit pesawat.

Baca Juga: Perang Sudah Jalan 6 Bulan, Analis Militer Rusia: AS Mulai Batasi Pasokan Senjata ke Ukraina

Pada tahun 2026, pesawat tempur kelas atas akan fokus untuk memiliki kemampuan tempur udara-ke-udara.

Pengamat China sebelumnya mengatakan KF-21 Boramae jauh dari sebanding dengan pesawat tempur generasi kelima seperti Chengdu J-20 China.

Tetapi jika dikerahkan secara massal, KF-21 Boramae masih dapat mengubah keseimbangan kekuatan angkatan udara regional.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: SCMP Defence Security Asia


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x