Dibekali Bensin Perahu, Pemerintah Berencana Kembalikan Pengungsi Rohingya ke Laut, Warga Aceh Marah

- 29 Juni 2020, 08:15 WIB
WARGA melakukan evakuasi paksa pengungsi etnis Rohingya dari kapal di pesisir pantai Lancok, Kecamatan Syantalira Bayu, Aceh Utara, Aceh pada Kamis, 25 Juni 2020.* /ANTARA

ZONA JAKARTA - Para nelayan di Kabupaten Aceh Utara saat ini jadi sorotan.

Pasalnya mereka bahu membahu menyelamatkan hampir 100 pengungsi Rohingya yang datang menggunakan perahu.

Tindakan ini harusnya jadi contoh bagi negara lain yang menolak pengungsi Rohingya karena diusir dari pemerintah Myanmar yang kejam

Dikutip Zonajakarta.com dari Pikiran Rakyat, sebanyak 15 orang laki-laki, 49 perempuan hingga 30 anak-anak telah dievakuasi oleh para nelayan di Aceh.

Baca Juga: Anak Bupati Garut Tak Lolos PPDB SMA 1, Kepala Sekolah: Istrinya Mendaftar Seperti Orang Tua Lainnya

Dikutip dari laman Reuters, di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19) melanda dunia, negara-negara di sekitar Asia Tenggara semakin enggan menerima perahu pengungsi dari Rohingya.

Kendati demikian, seorang nelayan di Aceh bernama Hamdani mengatakan bahwa menyelamatkan para pengungsi Rohingya adalah tugas moral.

"Itu tidak lebih dari rasa kemanusiaan dan bagian dari tradisi kami di Komunitas Nelayan Aceh Utara," ujar Hamdani kepada Reuters.

Dirinya berharap, pemerintah daerah setempat bisa menerima dan merawat para pengungsi yang sudah datang. 

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: Pikiran Rakyat, Mantra Sukabumi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X