Ogah Dirawat di Rumah Sakit, Warga di Bangladesh Lebih Pilih Mati di Rumah Saat Pandemi Merajalela

- 14 Juli 2020, 07:00 WIB
Ilustrasi foto rumah sakit /Pixabay

ZONA JAKARTA - Pandemi corona masih menjadi perhatian serius di berbagai negara di dunia.

Meski banyaknya protokol kesehatan dilakukan, rumah sakit masih saja dipenuhi pasien yang rawat inap.

Namun, pemandangan berbeda justru terjadi di Dhaka, Bangladesh.

Baca Juga: Pakai Masker untuk Pertama Kalinya, Ternyata Ini Alasan Trump Ogah Gunakan Masker Sejak Awal Pandemi

Jika di negara lain banyak orang dirawat di rumah sakit, namun warga di Dhaka justru berbanding terbalik.

Mereka malah lebih memilih untuk mati di rumah sendiri, ketimbang pergi ke rumah sakit.

Dikutip dari Channel News Asia via Pikiran-Rakyat.com, ribuan tempat tidur di rumah sakit Bangladesh, kosong tak terisi pasien meski angka penderita Covid-19 negara itu terus naik.

Bangladesh telah mencatat 180.000 kasus positif Covid-19 dengan rata-rata 3.000 penambahan kasus baru setiap harinya. Jumlah pasien yang meninggal pun telah mencapai 2.275 orang per Jumat, 10 Juli 2020 lalu.

Baca Juga: Cium Adanya Masalah Dialami Yodi Prabowo, Kekasih Menyesal Tak Kabulkan Permintaan Terakhir Almarhum

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X