Politiknya Carut Marut, Rakyat Timor Leste Harus Lakukan 2 Kali Pemilu dalam Setahun

- 26 September 2020, 12:30 WIB
Rakyat Timor Leste. /Zonapriangan.com/Zonajakarta.com/Antara Foto

ZONAJAKARTA.COM - Rakyat Timor Leste pernah melakukan 2 kali pemilu dalam setahun karena ketegangan politik dalam negeri yang memanas.

Pemilu pertama dilangsungkan pada Juli 2017, hasilnya Alkatiri menang setelah mendapat 0,2% suara lebih banyak dari Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor Leste (CNRT).

Sayang, belum setahun berkuasa, pemerintahan koalisi Fretilin yang dipimpin Alkatiri dibubarkan pada bulan Januari 2018 lalu.

Baca Juga: Jor-joran Dipakai Belanja, Dana Abadi Timor Leste Dibongkar Selandia Baru, Cuma Segini Pemasukannya

Kekuasaan pemerintah yang dipimpin Fretilin itu runtuh ketika upayanya untuk memperkenalkan program kebijakan dan anggaran baru digagalkan pihak oposisi.

Mau tak mau rakyat Timor Leste harus menggelar pemilu kedua pada Mei 2018.

Aliansi tiga partai yang dipimpin oleh pahlawan kemerdekaan Xanana Gusmao yang didukung CNRT bersaing melawan partai Fretilin mantan Perdana Menteri Mari Alkatiri.

Kedua belah pihak dalam pemilu menjanjikan pembangunan ekonomi untuk mengurangi kemiskinan yang meluas di Timor Timur.

Baca Juga: Siwon Reuni dengan Agnez Mo Hingga Sebut Rumah Raffi Ahmad di Andara Sebagai Tempat Favoritnya

Halaman:

Editor: Hani Affifah

Sumber: The Guardian, Al Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X