Siap Tempur, Erdogan Tak Terima Jika AS, Rusia dan Prancis di Belakang Armenia Perangi Azerbaijan

- 20 Oktober 2020, 18:13 WIB
Siap Tempur, Erdogan Tak Terima Jika AS, Rusia dan Prancis di Belakang Armenia Perangi Azerbaijan (AA Foto) /

ZONAJAKARTA.COM - Entah sampai kapan perang antara Armenia-Azerbaijan akan berakhir.

Walau sudah ada perjanjian gencatan senjata, Armenia dan Azerbaijan masih terlibat konflik panas.

Rupanya perang Armenia-Azerbaijan menjadi sebuah Proxy War dimana ada campur tangan negara lain.

Dilansir zonajakarta.com dari The Nation dan Reuters, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beberapa waktu lalu menegaskan jika Ankara akan selalu berada di belakang Azerbaijan.

Baca Juga: Sebulan Lepas Status Janda, Meggy Wulandari Marah : Di Hadapan Suami Maka Aku Tunduk Setunduknya

Bahkan baru-baru ini Erdogan menuding jika Armenia melanggar gencatan senjata.

Presiden Turki itu juga berkata jika negaranya siap tempur membantu Azerbaijan di Nagorno-Karabakh karena Armenia dibekingi oleh Amerika Serikat (AS), Rusia dan Prancis.

"Anda mempertanyakan kenapa Turki berpihak pada Azerbaijan? Anda tahu ada trio Minsk yakni AS, Rusia, dan Prancis. Mereka berada di pihak siapa? Mereka dibelakang Armenia. Apakah mereka memberi Armenia segala macam dukungan bersenjata? Ya, sudah dipastikan," ujar Erdogan.

Erdogan membeberkan memang sebetulnya Trio Minsk tidak berniat mengembalikan Karabakh yang diakui oleh PBB ke Azerbaijan.

Halaman:

Editor: Beryl Santoso

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X