Nikahi Guru SMA Sendiri, Ini Sosok Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Dituding Hina Islam

- 28 Oktober 2020, 20:52 WIB
POTRET Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte Macron.* //Instagram/@emmanuelmacron

ZONAJAKARTA.COM - Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyudutkan umat Islam dan menganggap penghinaan Nabi Muhammad SAW sebagai ekspresi kebebasan.

Akar masalah ini bermula dari aksi seorang guru di Prancis yang dibunuh karena mempertontonkan karikatur Nabi Muhammad SAW.

Guru asal Prancis tersebut lantas dibunuh karena tindakannya mempertontonkan karikatur Nabi Muhammad SAW yang dibuat oleh media setempat Charlie Hebdo, yang beberapa kali menerbitkan konten bernada satir terhadap nabi umat Islam tersebut.

Presiden Macron lantas disebut mengeluarkan pernyataan kurang sedap terhadap umat Muslim yang merespon berlebihan terhadap materi karikatur satir Nabi Muhammad SAW di Tabloid Charlie Hebdo tersebut.

Baca Juga: ShopeePay Day Digelar 15 Oktober Hadirkan Solusi Belanja Hemat Sambut Shopee 11.11 Big Sale

Orang nomor satu di Prancis itu juga menyebut kasus pembunuhan guru itu bertentangan dengan kebebasan berekspresi.

Sejumlah oknum pembunuh guru di Prancis melancarkan aksinya sebagai tindakan melawan pihak yang mendukung penerbitan dan penyebarluasan konten Charlie Hebdo yang menistakan Nabi Muhammad.

Ini bermula dari insiden pembunuhan seorang guru sejarah bernama Samuel Paty pada pertengahan Oktober 2020 lalu.

Baca Juga: Rekomendasi Road Trip Seru ke Tempat Hits di Jakarta dan Hidden Gem di Sentul

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: Pikiran Rakyat, RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X