Update Virus Corona, Wapres Minta MUI Keluarkan Fatwa untuk Pengurusan Jenazah

- 24 Maret 2020, 05:14 WIB
WAKIL Presiden Ma’ruf Amin.*

Zonajakarta.com - Pandemi global Covid-19 yang terjadi saat ini membuat masyarakat khawatir. Kenaikan jumlah kasus positif virus corona setiap harinya membuat pemerintah terus berupaya mencegah meluasnya virus corona.

Saat ini 24 Maret 2020 jumlah kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 579 dengan jumlah kematian sudah mencapai 49 orang.

Baca Juga: Rumah Sakit Darurat Virus Corona Siap Digunakan, Jokowi: Siap Digunakan untuk 3000 Pasien

Terjadi kenaikan 65 orang positif corona sejak tanggal 22 Maret 2020 yang berjumlah 514 orang. Sedangkan jumlah kematian bertambah 1 dari 48 orang sebelumnya.

Dari data tersebut terlihat jumlah kasus virus corona terus meningkat setiap harinya. Pemerintah pun meminta masyarakat untuk ikut bersama menjaga agar tidak meluasnya pandemi covid-19 atau virus corona di Indonesia dengan melakukan social distancing atau mengurangi kegiatan di luar rumah, termasuk meminta masyarakat untuk melakukan kerja, dan belajar di rumah.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta masyarakat untuk mentaati imbauan tersebut di atas.

“Kepada masyarakat, kepada umat, untuk ikut mematuhi seruan-seruan Pemerintah ini, supaya masyarakat itu bisa memahami bahwa bahaya corona ini kalau kita tidak bisa menjaga jarak,” kata Ma’ruf Amin di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin 23 Maret 2020, sebagaimana dikutip dari situs covid19.go.id.

Baca Juga: Warga Malaysia Tidak Terima Pemerintah Lakukan Lockdown, Diangap Pemerintah Tidak Demokratis...

Terkait kematian akibat virus corona, Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga meminta Majelis Ulama Indonesia atau MUI beserta dengan organisasi kemasyarakatan islam lainnya untuk megeluarkan fatwa dalam penanganan jenazah yang diakibatkan oleh virus corona atau covid-19.

Halaman:

Editor: Richard Tamon

Sumber: covid19.go.id

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X