Kejutkan Jepang, Indonesia Mendadak Minta Bantuan, Padahal Sudah Kerjasama dengan China, Ada Apa?

- 2 Juli 2020, 16:15 WIB
Para Pejabat Inti Satuan Kerja (PISK) Balai Ujicoba Sistem Diklat Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPSDM PUPR) melakukan kunjungan ke proyek pembangunan kereta cepat Jakarta – Bandung di Purwakarta, Jumat (9/8/2019). /Dok. Kementerian PUPR

ZONA JAKARTA-  Wabah Corona yang tengah melanda Indonesia menyebabkan banyak proyek strategis pemerintah yang terhambat.

Salah satunya adalah proyek pembangunan kereta cepat Jakarta hingga Bandung.

Belum juga selesai pekerjaan, pemerintah Indonesia kini membuat heboh negeri sakura.

Baca Juga: 6 Bulan Lagi Dirinya Akan Digantikan Orang Baru Sebagai Kapolri, Idham Azis: Jangan SMS!

Pasalnya, Pemerintah Jepang dibuat bingung oleh kebijakan pemerintah Indonesia yang mendadak berubah.

Penyebabnya setelah pemerintah Indonesia meminta kepada pemerintah Jepang untuk bergabung dalam kesepakatan infrastruktur utama yang awalnya dikerjakan oleh China.

"Merujuk pada proposal baru Jakarta tentang integrasi proyek yang dipimpin China, yaitu tentang kereta berkecepatan tinggi Jakarta Bandung. Seharusnya pemerintah Indonesia berbicara dengan kami terlebih dahulu," ujar seorang pejabat Pemerintah Jepang, yang dikutip dari Japan Today, Senin (29/6/2020).

Baca Juga: Ingat Kangen Band? Vokalisnya Kini Berjuluk Babang Tamvan, Grupnya Pernah Diteliti Profesor Malaysia

Menurutnya, proyek itu akan diintegrasikan dengan rencana kereta kecepatan sedang rute Jakarta-Surabaya, yang melibatkan bantuan Jepang atau berarti perpanjangan rute proyek kereta berkecepatan tinggi.

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: Portal Surabaya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X