Mati Tragis di Freezer Kapal China, Identitas Mayat ABK Indonesia Dibongkar Kapolda, Ini Sosoknya

- 10 Juli 2020, 20:15 WIB
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah ABK kapal ikan berbendera China yang berkewarganegaraan Indonesia di Dermaga Lanal Batam, Kepulauan Riau, Rabu (8/7/2020). etugas gabungan menangkap dua kapal ikan berbendera China yakni Kapal Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 di Perairan Selat Philip perbatasan Batam dengan Singapura, atas dugaan telah terjadi tindak pidana kekerasan terhadap ABK yang berkewarganegaraan Indonesia hingga meninggal dan jenazahnya disimpan didalam lemari pendingin kapal tersebut. A /M N Kanwa/ANTARA FOTO

ZONA JAKARTA - Dikutip Zonajakarta.com dari Antara, tim gabungan aparat keamanan Kepulauan Riau mengamankan dua buah kapal ikan asing berbendera China di Selat Philip perbatasan perairan Indonesia dengan Singapura.

Baca Juga: Bermahar Mobil Nissan, 2 Jenderal Polisi Ikut Terseret Kasus Maria Pauline Lumowa Pembobol Bank BNI

Tim yang terdiri dari Polda Kepri, TNI AL, BIN Daerah Kepri, Bakamla, Bea Cukai dan KPLP.

Penyergapan kapal tersebut berawal dari informasi yang diterima oleh pihak kepolisian Polda Riau mengenai adanya WNI yang dianiaya di kapal tersebut.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Aris Budiman ada dua kapal ikan asing berbendera Tiongkok yang diamankan, yaitu Kapal Ikan Asing Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118.

Baca Juga: Aplikasi TikTok Disinyalir Langgar Aturan Lindungi Privasi Anak di Bawah Umur

ABK tersebut ditemukan di salah satu kapal ikan asing yang diamankan.


"Informasi awal yang diterima, ada seorang warga negara kita diduga dianiaya hingga meninggal dunia. Seperti pengalaman sebelumnya sebagian besar tenaga kerja kita yang bekerja di kapal ikan asing itu diperlakukan secara tidak manusiawi, dan berdasarkan dokumen untuk mereka bekerja seringkali dipalsukan dan tidak benar isinya.

Sehingga dugaan kami, kedua kapal ini salah satunya merupakan tempat dilakukannya penganiayaan dan kapal lainnya sebagai saksi yang mengetahui kejadian tersebut," kata Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman pada hari Rabu 8 Juli 2020, seperti dilansir dari Antara.

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: ANTARA, Mantra Sukabumi, RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X