Bukan Pengusaha Kacangan, Perusahaan dan Aset Djoko Tjandra Terlalu Banyak

- 31 Juli 2020, 18:00 WIB
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (kedua kiri) yang ditangkap di Malaysia ditunjukkan kepada media saat konferensi pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020. /ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA/

ZONA JAKARTA - Djoko Soegiarto Tjandra atau yang lebih dikenal dengan nama Djoko Tjandra  jadi buah bibir belakgan ini.

Ia buron sejak 2009 silam adan baru berhasil diringkus Polri pada Kamis, 30 Juli 2020 kemarin di Malaysia.

Hampir 11 tahun buron, Djoko Tjandra diringkus aparat Indonesia bekerjasama dengan pihak Malaysia setelah sebelumnya sempat kabur ke Papua Nugini pada 2009 lalu.

Mengutip Pikiran-Rakyat.com, Jumat (31/7/2020) Djoko Tjandra yang memiliki nama Tionghoa Tjan Kok Hui lahir di Sanggau, Kalimantan Barat, pada 27 Agustus 1951.

Baca Juga: Salah Siapa Menikahi Rakyat Jelata Tak Tahu Budi, Meghan Markle Ketahuan Selalu Menentang Ratu

Ia jadi buron penegak hukum Indonesia setelah Djoko ditetapkan sebagai terdakwa kasus pengalihan hak tagih Bank Bali.

Mengetahui diburu aparat, ia lantas kabur ke Papua Nugini pada 2009 lalu.

Djoko memilih Papua Nugini sebagai pelariannya karena sudah lekat dengan bumi Papua sejak masih muda. 

Semuanya berawal saat dirinya menginjak usia 17 tahun, Djoko memberanikan diri untuk merantau ke Papua.

Halaman:

Editor: Beryl Santoso

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X