Ada Apa? Ketua MPR RI Minta Kapolri Izinkan Warga Sipil Pakai Peluru Tajam Mematikan Kaliber 9mm

- 2 Agustus 2020, 16:13 WIB
Ketua MPR minta Kapolri izinkan warga sipil pakai peluru tajam 9mm /Humas MPR RI/Dok. Divisi Humas Mabes Polri

ZONA JAKARTA- Di Indonesia, kepemilikan senjata api oleh warga sipil, selama ini diatur ketat oleh pemerintah.

Dikutip Zonajakarta.com dari Pikiran Rakyat, Peneliti Bidang Manajemen dan Kebijakan Publik UGM (Universitas Gadjah Mada) Budi Sugandha Nazam mengatakan pemerintah Indonesia memang tidak mengizinkan warga sipil atau institusi di luar TNI dan Polri memiliki senjata api.

Kala itu, pada tahun 2017, Budi Sugandha Nazam mengingatkan pemerintah Indonesia untuk terus memperketat pemberian izin kepemilikan senjata api jika tak ingin terjadi kasus penyalahgunaan senjata hingga terjadi penembakan massal seperti yang terjadi di Amerika Serikat.

Baca Juga: Catat! Jangan Sampai Terjebak, Ini 25 Ruas Jalan di Jakarta yang Besok Akan Terapkan Ganjil Genap

Namun hal berkebalikan baru-baru ini justru disampaikan oleh Ketua MPR RI.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari Antara, Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mengatakan Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Idham Azis, hendaknya mempertimbangkan jenis peluru tajam kaliber 9 mm dapat dipergunakan untuk bela diri bagi masyarakat sipil yang sudah memenuhi persyaratan kepemilikan senjata api.

Bamsoet mengatakan di dalam Peraturan Kapolri Nomor 18/2015 diatur jenis senjata api peluru tajam yang boleh dimiliki, yakni dibatasi untuk senapan berkaliber 12 GA dan pistol berkaliber .22 mm, .25 mm, dan .32.

Baca Juga: Ada Foto Vernita Syabilla Pakai Seragam PAN di Instagram, Zulkifli Hasan: Bukan Kader, Simpatisan...

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo.*
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo.*

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: ANTARA, Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X