Dicuekin Anies Baswedan Soal Keputusan PSBB, Ketua DPRD DKI Jakarta Curhat: Hanya Nonton Saja!

- 14 Oktober 2020, 11:22 WIB
Anies Baswedan. /

Zonajakarta.com- Sejak Senin (12/10/2020) warga DKI Jakarta, bisa kembali bernafas lega usai Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk mengurangi kebijakan rem darurat atau PSBB Transisi di Ibu Kota.

Anies Baswedan menyampaikan, keputusan ini didasarkan pada beberapa indikator, yaitu laporan kasus harian, kasus kematian harian, tren kasus aktif, dan tingkat keterisian RS Rujukan COVID-19.

Lewat keterangan tertulis di situs Pemprov DKI, Minggu (11/10/2020), dinyatakan terdapat pelambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan penularan.

Baca Juga: Ini Dia Top Go-To Merchant Baru ShopeePay yang Bermanfaat untuk Kamu!

"Yang terjadi selama satu bulan ini adalah kebijakan emergency brake (rem darurat) karena sempat terjadi peningkatan kasus secara tidak terkendali yang tidak diharapkan. Setelah stabil, kita mulai mengurangi rem tersebut secara perlahan, secara bertahap. Kami perlu tegaskan bahwa kedisiplinan harus tetap tinggi sehingga mata rantai penularan tetap terkendali dan kita tidak harus melakukan emergency brake kembali," kata Anies, Minggu (11/10/2020).

Anies menjelaskan, grafis penambahan kasus positif dan kasus aktif harian mendatar (stabil) sejak dilakukan PSBB ketat, yaitu 13 September 2020.

Kemudian, terdapat tanda awal penurunan kasus positif harian dalam 7 hari terakhir.

Baca Juga: Balas Kicauan Anak Buah SBY, Menko Polhukam Mahfud MD: Klarifikasi Macam Apa Lagi yang Diminta?

Pelandaian pertambahan kasus harian sejak pengetatan PSBB, tampak pada grafik kasus onset dan juga pada nilai Rt atau reproduksi virusnya.

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X