PNS Tak Terancam, Sofyan Djalil Klaim UU Ciptaker Selaraskan Aturan yang Bertentangan di Indonesia

- 17 Oktober 2020, 10:45 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil. /Instagram @sofyan.djalil/

Zonajakarta.com - Polemik Undang-undang Cipta Kerja dari sebagian masyarakat masih belum menemui titik terang.

Kendati demikian, pemerintah gencar mengupayakan memutus rantai penyebaran hoaks yang meyakini UU Cipta Kerja merugikan buruh dan rakyat kecil.

Banyaknya kontroversi akibat Omnibus LawMenteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil yang merupakan pencetus akhirnya tak tinggal diam.

Di tengah penolakan dari berbagai pihak, Sofyan Djalil mengungkapkan terkait tujuan baik dari UU Cipta Kerja yang bisa menyelesaikan permasalahan di Indonesia.

Baca Juga: Waktunya Cek Merchant Baru ShopeePay Minggu Ini Untuk Referensi Makanan Hingga Kecantikan

Adanya Omnibus Law, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menyebut soal menyelerasakan aturan-aturan di Indonesia yang saling bertentangan.

Lalu, bagaimana bisa UU Cipta Kerja bisa dianggap lebih baik?

Sebagaimana diberitakan Pikiran-rakyat.com sebelumnya dalam artikel Sofyan Djalil Sebut Omnibus Law Dibuat agar Tak Banyak PNS yang Dipenjara usai Bertugas, lelaki yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) itu menyebut pernah melihat 42 ribu aturan yang kontradiktif.

"Masalahnya adalah negeri ini terlalu banyak aturan!" kata Sofyan dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X