Jokowi Diminta Cabut Omnimbus Law, UU Cipta Kerja Dianggap Lebih Pentingkan Investor dari Pekerja

- 18 Oktober 2020, 06:35 WIB
Jokowi Diminta Cabut Omnimbus Law, UU Cipta Kerja Dianggap Lebih Pentingkan Investor dari Pekerja /Kolase Zonajakarta.com/Pemerintahri.go.id/

ZONAJAKARTA.COM - Pengesahan UU Cipta Kerja ikut menyita perhatian Asosiasi Pekerja Internasional.

Pemerintah yang dinilai kurang memberikan keterlibatan publik dalam penyusunan UU Cipta Kerja membuat Asosiasi Pekerja Internasional meminta Jokowi mencabut Omnimbus Law.

Melalui surat yang dikirim kepada Jokowi, Asosiasi Pekerja Internasional juga menilai UU Cipta Kerja bisa menjadi ancaman bagi demokrasi.

Baca Juga: Doakan Jerinx, Tamara Bleszynski: Penjara Hanya untuk Kriminal, Bukan untuk yang Berpandangan Lain

Pengesahan Omnimbus Law ini juga membuat Jokowi dianggap lebih mementingkan investor di atas kepentingan pekerja.

UU Cipta Kerja juga dinilai tidak sejalan dengan hak asasi manusia baik di Indonesia maupun internasional.

Asosiasi Serikat Pekererja Indonesia (ASPEK) juga meminta presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu), untuk mengcabut UU Cipta Kerja.

Baca Juga: Singgung UU Cipta Kerja, Moeldoko: Presiden Malu Melihat Kondisi ini, Presiden Ingin Indonesia Maju

Menurut Mirah Sumirah selaku Presiden ASPEK, sejak awal dirumuskan UU Cipta Kerja sudah mendapat penolakan dari berbagai lapisan masyarakat.

Halaman:

Editor: Hani Affifah

Sumber: Twitter, RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X