Tiba-tiba Minta Pekerja Kembalikan BLT BPJS Ketenagakerjaan, Menaker Ancam Akan Jatuhi Sanksi

- 18 Oktober 2020, 08:10 WIB
Tiba-tiba Minta Pekerja Kembalikan BLT BPJS Ketenagakerjaan, Menaker Ancam Akan Jatuhi Sanksi /Instagram/@kemnaker

ZONAJAKARTA.COM - Bantuan Langsung Tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan atau dikenal juga dengan program subsidi gaji sudah disalurkan kepada 11 juta pekerja pada 12 Oktober 2020 lalu.

Namun tiba-tiba Kementerian Ketenagakerjaan meminta dana subsidi gaji atau BLT BPJS Ketenagakerjaan dikembalikan bagi peserta yang tidak memenuhi syarat.

Menteri Ketenagakerjaan mengancam akan menjatuhi sanksi kepada peserta yang tidak segera mengembalikan dana BLT Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Derby Della Madonina Inter Milan Vs Ac Milan

"Kami ingatkan bahwa pemberi kerja yang tidak memberikan data yang sebenarnya dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tegas Menaker Ida Fauziah pada siaran virtual pada Selasa, 8 September 2020 lalu seperti dikutip Zonajakarta.com dari pikiran-rakyat.com.

Bagi peserta atau perusahaan yang tidak masuk ketentuan diimbau untuk segera menyerahkan kembali subsidi gaji ke rekening kas negara.

"Begitupun dengan pekerja yang tidak memenuhi persyaratan yang tertuang dalam Permenaker 14 Tahun 2020, namun telah menerima bantuan ini, maka yang bersangkutan wajib mengembalikan bantuan tersebut ke rekening kas negara," tegasnya.

Baca Juga: Jokowi Diminta Cabut Omnimbus Law, UU Cipta Kerja Dianggap Lebih Pentingkan Investor dari Pekerja

Adapun syarat calon penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan sesuai Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 meliputi:

Halaman:

Editor: Hani Affifah

Sumber: Pikiran Rakyat, RRI, ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X