Siap-siap Kecewa, Menaker Ida Fauziyah Ketok Palu UMP 2021, Tak Ada Kenaikan Angka, Ini Alasannya

- 27 Oktober 2020, 20:49 WIB
Menaker Ida Fauziyah /@kemnaker

Zonajakarta.com- Kontroversi pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020 lalu masih terus mendapat penolakan dari kalangan buruh dan mahasiswa.

Namun di tengah kisruh UU Cipta Kerja, buruh kembali dihadapkan dengan keputusan sulit.

Pasalnya, dikutip Zonajakarta.com dari Antara, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia Ida Fauziyah menyatakan pemerintah menetapkan Upah Minimum pada 2021 sama dengan tahun 2020.

Baca Juga: Serbu Promo Shopee Gajian Sale! Ada Promo Gratis Ongkir, Cashback Kilat 100%, Hingga Flash Sale 60RB

"Kami mengeluarkan surat edaran yang isinya adalah melakukan penyesuaian terhadap penetapan nilai Upah Minimum tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum tahun 2020," kata Ida dalam gelar wicara virtual yang diadakan Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Gedung Graha BNPB Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Penyesuaian penetapan upah tersebut juga didasarkan pada berbagai pandangan dan dialog atau diskusi melalui forum Dewan Pengupahan Nasional (Depenas).

"Ini adalah jalan tengah yang harus diambil oleh pemerintah dalam kondisi yang sulit dan tidak mudah," tutur Menaker.

Baca Juga: Rekomendasi Road Trip Seru ke Tempat Hits di Jakarta dan Hidden Gem di Sentul

Depenas telah melakukan kajian secara mendalam terkait dampak COVID-19 terhadap pengupahan dan menyimpulkan bahwa pandemi COVID-19 telah berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja atau buruh termasuk dalam membayar upah.

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: RRI, ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X