Soal Kriminalisasi Ulama, Moeldoko: Kadang-kadang untuk Bangun Emosi, Istilah Itu Dikedepankan

- 13 November 2020, 10:02 WIB
Kepala Staf Kepresdenan RI Dr. Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta. (Kantor Staf Presiden) /Kantor Staf Presiden

Zonajakarta.com - Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko merespon ucapan Habib Rizieq Shihab soal kriminalisasi ulama.

Menurut Moeldoko istilah kriminalisasi ulama itu tidak ada.

Bahkan Moeldoko menegaskan bahwa Pemerintah tidak mengenal istilah diskriminalisasi ulama.

Baca Juga: Ganasnya Militer Azerbaijan, Habisi 1.300 Prajurit Pemberontak Plus Armenia dalam Tempo Satu Bulan

Baca Juga: Diprediksi Bangkrut Tahun 2027, Uang Timor Leste Terkuras Gegara Biayai Orang-orang PBB

“Sebenarnya tidak ada lah istilah kriminalisasi ulama itu nggak ada." tegas Moeldoko di gedung Bina Graha Jalan Veteran, Jakarta Pusat pada Kamis, 12 November 2020.

Mengutip dari Semarangku.com, Habib Rizieq Shihab yang baru saja kembali dari Arab Saudi menyatakan Pemerintah untuk tidak melakukan diskriminalisasi terhadap para ulama.

Untuk itu, Moeldoko secara tegas membantah tudingan sang Imam Besar FPI itu.

Melansir dari Semarangku dalam artikel berjudul Respon Tegas Moeldoko Terhadap Habib Rizieq Shihab, Tidak Ada Kriminalisasi Ulama!, menurut Moeldoko pemerintah justru tidak ingin para ulama diskriminalisasi.

Halaman:

Editor: Richard Tamon

Sumber: Semarangku (PRMN)


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X