94 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang NTT, 8.424 Warga Mengungsi Akibat Dampak Siklon Tropis Seroja

- 6 April 2021, 14:15 WIB
Lumpur akibat banjir bandang di Flores Timur, NTT
Lumpur akibat banjir bandang di Flores Timur, NTT /ANTARA FOTO/Pion Ratuloli/

ZONAJAKARTA.com - Banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Flores Timur dan Lembata hampir bersamaan pada Minggu 4 April 2021 sekitar pukul 02.00 WITA.

Bencana alam tersebut disebabkan cuaca ekstrem dampak siklon tropis Seroja masih berpotensi terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.

Puluhan orang meninggal dunia akibat bencana alam tersebut.

Selain itu, ribuan warga Nusa Tenggara Timur terdampak hingga harus mengungsi ke tempat yang aman.

Baca Juga: Dunia Satra Indonesia Kembali Berduka, Presiden Malioboro Umbu Landu Tutup Usia, Selamat Jalan Mahaguru...

Baca Juga: Desiree Tarigan Dituding Selingkuh, Curhat Hotma Sitompul: Sudah Hampir Setahun Didiamkan

Dilansir Zonajakarta.com dari ANTARA News, korban meninggal dunia akibat banjir banda yang melanda sejumlah wilayah di NTT, hingga Selasa 6 April 2021 mencapai 94 orang dan puluhan lainnya belum ditemukan.

Korban meninggal terbanyak di Kabupaten Flores yakni mencapai 72 orang dan Kabupaten Lembata 19 orang, serta Kabupaten Malaka tiga orang.

Menurut Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli yang dihubungi ANTARA dari Kupang, masih ada warga yang belum ditemukan dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: BNPB, Antara News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

-->

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X