Keluar Masuk Jakarta Wajib Bikin SIKM, Menhub Minta Ditiadakan Saja, Budi Karya: Percuma!

- 2 Juli 2020, 11:04 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi. //PIKIRAN RAKYAT

Zonajakarta.com - Dikutip Zonajakarta.com dari Pikiran Rakyat, bagi masyarakat yang tinggal di seputaran wilayah Jakarta, selain KTP dan SIM, juga diwajibkan bawa SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) Jakarta.

Peraturan yang akan mulai diberlakukan awal Juli 2020 ini, usaha memutus rantai penularan gelombang kedua COVID-19 di Ibu Kota. Kebijakan ini juga dilakukan bersamaan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih berlaku di semua wilayah DKI Jakarta.

Pemeriksaan SIKM akan dilakukan pihak kepolisian Polda Metro Jakarta dalam operasi Ketupat Jaya 2020 bekerja sama dengan TNI dan Dishub DKI Jakarta.

Baca Juga: Geger Firli Bahuri Ketahuan Naik Heli Mewah, Eks Ketua KPK: Pimpinan Hingga Pegawai Harus Sederhana!

Pelaksanaan pemeriksaan akan diterapkan di 33 titik yang sudah ada sejak PSBB, sesuai Pergub DKI Nomor 47 Tahun 2020, termasuk di Bandara, stasiun kereta, dan terminal.

PETUGAS memeriksa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta terhadap pengendara kendaraan bermotor yang melintas menuju Jakarta di perbatasan wilayah, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kebijakan SIKM Jakarta untuk mencegah potensi gelombang kedua COVID-19 di ibu kota. *
PETUGAS memeriksa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta terhadap pengendara kendaraan bermotor yang melintas menuju Jakarta di perbatasan wilayah, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020). Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kebijakan SIKM Jakarta untuk mencegah potensi gelombang kedua COVID-19 di ibu kota. * ANTARA FOTO

Meski demikian, syarat untuk mendapatkan SIKM ternyata sangat mudah dan bisa diurus secara online.

Untuk mendapatkan SIKM, masyarakat bisa mengajukan dan mengurus secara online. SIKM ditujukan untuk 2 kategori masyarakat, yakni yang berdomisili DKI Jakarta dan domisili non DKI Jakarta.

Untuk warga yang berdomisili DKI Jakarta, pengajuan wajib menyertakan Surat pengantar dari Ketua RT, yang diketahui Ketua RW dan Surat pernyataan sehat bermaterai, serta melampirkan surat perjalanan dinas keluar Jabodetabek (untuk perjalanan sekali).

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: Antara, Pikiran Rakyat, corona.jakarta.go.id


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X