3 Pelajar Ditetapkan Tersangka Provokasi Demo Omnibus Law, Isi Pesan di Medsos Mencengangkan

- 20 Oktober 2020, 17:30 WIB
Ilustrasi Pelajar yang ikut demo tolak UU Ciptaker /Pikiran Rakyat /

Zonajakarta.com - Pada Selasa (20/10) ini, aksi unjuk rasa kembali digelar di Jakarta.

Unjuk rasa tersebut digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menolak Undang-undang Cipta Kerja.

Diperkirakan ada 5.000 massa hadir dalam unjuk rasa tersebut mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencabut UU Cipta Kerja melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perpu.

Baca Juga: Rekomendasi Road Trip Seru ke Tempat Hits di Jakarta dan Hidden Gem di Sentul

Sementara itu, penyidik Polda Metro Jaya baru saja mengungkap tersangka dalam kasus menggerakkan dan memprovokasi terhadap pelajar untuk berbuat ricuh dalam aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja pada tanggal 8 dan 13 Oktober 2020 ternyata masih berstatus pelajar.

"Iya, anak SMK dari Jakarta Barat sini," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa (20/10), dikutip Zonajakarta.com dari ANTARA News.

Yusri kemudian mengungkapkan tiga pelajar yang diamankan tersebut berinisial MLAI (16), WH (16) dan SN (17). Ketiganya diamankan polisi di tiga lokasi yang berbeda.

Baca Juga: Autopsi Jenazah Cai Changpan Selesai, Tim Forensik Temukan Luka di Bagian Leher

"Yang pertama MLAI itu ditangkap di Jakarta Timur, WH ditangkap di Cipinang, Jawa Timur. SN di Cibinong, Bogor," tambahnya.

Halaman:

Editor: Nika Wahyu

Sumber: RRI, ANTARA News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X