Internet Indonesia Kacau Dibuatnya, Kabel Bawah Laut Indosat Putus di Singapura, Menkominfo Ungkap Kondisinya

- 7 April 2021, 12:36 WIB
Pemerintah lanjutkan bantuan kuota internet gratis pada 2021 /Antara Foto/

Zonajakarta.com- Adanya gangguan kabel bawah laut b2js (Jakarta-Bangka-Batam-Singapura) dan Jakabare (Jakarta-Kalimantan-Batam-Singapura) sempat membuat kacau jaringan internet di Indonesia.

Salah satunya adalah layanan internet dari First Media yang sempat kacau pada 5 April 2021.

Dilansir Zonajakarta.com dari akun Twitter First Media @FirstMediaCares yang mengunggah sebuah postingan pada 5 April 2021, jaringan internet First Media sempat lumpuh karena kendala kabel bawah laut.

Baca Juga: Sang Cucu Sampai Sekarang Tak Tau Bapaknya Hidup Atau Mati, Nenek Reza Rahadian 20 Tahun Sembunyi Karena PKI

"Hi First People. Mhn maaf atas ketidaknyamanannya ya. Kami informasikan bahwa saat ini sedang terjadi gangguan sistem komunikasi kabel bawah laut (kabel B2JS dan kabel Jakabare) yang digunakan oleh LinkNet dan juga oleh beberapa provider internet lainnya," ujar akun @FirstMediaCares seperti dikutip Zonajakarta.com.

"Hal ini akan berdampak kepada terganggunya layanan internet yang digunakan oleh semua pelanggan dari semua provider yang menggunakan kabel laut tersebut. Gangguan yang dirasakan akan berupa menurunnya kecepatan internet khususnya saat akses ke situs luar negeri," lanjut akun @FirstMediaCares menjelaskan.

Jaringan internet First Media sempat lumpuh gara-gara kendala kabel bawah laut
Jaringan internet First Media sempat lumpuh gara-gara kendala kabel bawah laut Twitter @FirstMediaCares

Usut punya usut, sistem kabel laut Jawa-Kalimantan-Batam-Singapore (SKKL Jakabare) yakni sepanjang lebih dari 1.300 km rupanya dimiliki oleh Indosat.

Baca Juga: Tangannya Nadahin Duit Saweran, Begini Tingkah Nissa Sabyan di Hajatan Orang, Asyik Goyang Tanpa Beban

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: PMJ News, Twitter @FirstMediaCares


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X