Senjata Makan Tuan, 500 Juta Data Pengguna Facebook Jebol Dijual Ilegal, Mark Zukerberg Ikut Jadi Korban

- 8 April 2021, 08:48 WIB
CEO Facebook, Mark Zuckerberg /Facebook/Mark Zuckerberg

Zonajakarta.com- Alih-alih menjamin kerahasiaan data penggunanya, Facebook kini nampaknya tengah kebobolan.

Pasalnya, Facebook yang merupakan aplikasi media sosial milik Mark Zuckerberg kebobolan.

Peretas mengklaim mengantongi data pribadi lebih dari 500 juta pengguna media sosial dari Facebook Inc.

Baca Juga: Merinding, Tidur Jelang Maghrib Tiba, Pevita Pearce Dapat Pengalaman Tak Terduga: Tubuh Gue Nggak Tembus!

Baca Juga: Sang Cucu Sampai Sekarang Tak Tau Bapaknya Hidup Atau Mati, Nenek Reza Rahadian 20 Tahun Sembunyi Karena PKI

Dikutip Zonajakarta.com dari Reuters, Minggu, kabar ini pertama kali diberitakan situs teknologi Motherboard, data yang diambil peretas antara lain berupa nomor telepon, basis data yang sama dengan yang beredar di kalangan peretas pada Januari lalu.

Pihak Facebook akhirnya mengklarifikasi terkait dengan bocornya data 530 pengguna.*
Pihak Facebook akhirnya mengklarifikasi terkait dengan bocornya data 530 pengguna.* Reuters/Dado Ruvic

Menurut laporan Reuters, data tersebut dijual di sebuah situs untuk peretas kelas bawah dalam bentuk kredit digital, yang bisa dibeli dengan mata uang Euro.

Pendiri perusahaan intelijen kriminal siber Hudson Rock dari Israel, Alon Gal, data tersebut valid, setelah dicek keasliannya terutama ke beberapa nomor telepon milik orang yang ia kenal.

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: Business Insider, ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X