Belajar dari Pengalaman Mesir, Indonesia Diuntungkan dengan Diakuisisinya Rafale Bukan Sukhoi Su-35 dari Rusia

- 15 Januari 2022, 09:04 WIB
Pesawat tempur Sukhoi Su-35
Pesawat tempur Sukhoi Su-35 /Defence Security Asia

ZONAJAKARTA.com - Pesawat Sukhoi Su-35 buatan Rusia memang sempat diidamkan Indonesia untuk turut serta dalam modernisasi persenjataan.

Pembatalan untuk miliki pesawat buatan tersebut memang salah satu hal yang menguntungkan.

Sebagai gantinya Indonesia mendapat pesawat tempur Rafale buatan Prancis dan F-15EX dari AS.

Baca Juga: Radar Irbis-E Jadi Kambing Hitam yang Membuat Banyak Negara Tak Jadi Beli Sukhoi Su-35

Meskipun memang, alasan utama mundurnya Indonesia adalah lantaran tekanan dari AS dengan CAATSA-nya.

Selain itu ternyata ada alasan lain yang menguntungkan dari kemunduran tersebut, pasalnya terdapat kelemahan teknis dari pesawat buatan Rusia itu sendiri.

Seperti dikutip dari Defence Security Asia, pada 2018 lalu, Mesir menjadi negara pertama di Timur Tengah yang mengakuisisi pesawat tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia ketika menandatangani kontrak senilai US$3 miliar untuk mengakuisisi antara 24 dan 26 unit pesawat terbang.

Baca Juga: Pantas Berani Jual Su-35 Lebih Murah, Rusia Punya Cara Licik untuk Hasilkan Uang dari Penjualan Alutsista

Bahkan, dikatakan bahwa pabrik Sukhoi di Komsomolsk-on-Amur telah menyelesaikan 11 jet tempur, tetapi sejauh ini tidak ada satu pun pesawat Su-35 yang diterima oleh Mesir.

Halaman:

Editor: Aster Juan

Sumber: Defence Security Asia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network