Manfaatkan Pesawat Lama, Malaysia Pernah Berkeinginan untuk Upgrade Hawk 108 dan 208 Miliknya

- 15 Januari 2022, 09:52 WIB
Pesawat Hawk 208 Malaysia
Pesawat Hawk 208 Malaysia /Defence Security Asia

ZONAJAKARTA.com - Malaysia memang sedang dalam masa memodernisasi alutsista dan persenjataan mereka.

Meskipun begitu, Malaysia masih sempat menolak tawaran Rafale dan justru diam-diam menginginkan pesawat Hornet bekas milik Kuwait.

Meskipun pada kenyataannya pihak Kuwait tidak mengiyakan keinginan dari Negeri Jiran tersebut.

Baca Juga: Menanti Aksi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Belanja Helikopter Black Hawk S-70 Untuk TNI AD

Sebelum tender untuk pesawat FLIT/LCA, Angkatan Udara Malaysia pernah menyatakan keinginannya untuk meng-upgrade pesawat Hawk miliknya.

Diharapkan pesawat tersebut bisa melayani AU Malaysia selama beberapa tahun lagi.

RMAF berencana untuk menggunakan pesawat Hawk selama 10 tahun lagi, dengan syarat pesawat harus ditingkatkan untuk memastikan bahwa teknologi dan sistem sejalan dengan perkembangan terbaru.

 Baca Juga: Jadi Andalan Angkatan Darat AS, Inilah Spesifikasi Helikopter UH-60 Black Hawk yang Gagah dan Berani

Dikutip dari Defence Security Asia, saat ini tender Kementerian Pertahanan untuk mengakuisisi 18-36 Fighter Lead-In Trainer/Light Combat Aircraft (FLIT/LCA) pesawat hampir habis, ada perusahaan yang mungkin kecewa karena "kehilangan kesempatan" untuk menuai kontrak senilai ratusan juta dolar atau lebih.

Halaman:

Editor: Aster Juan

Sumber: Defence Security Asia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network