Lebih Mematikan, Pesawat Tempur Siluman F-22 Raptor Akan Diberi Teknologi IRST Terbaru

- 15 Januari 2022, 10:53 WIB
F-22 Raptor
F-22 Raptor /sandboxx.us
 
 
ZONAJAKARTA.com - Pesawat tempur siluman F-22 Raptor dikabarkan akan mendapatkan teknologi IRST terbaru.
 
Seperti yang diketahui, IRST memiliki kemampuan yang sangat canggih saat ini.
 
Teknologi IRST bahkan tampaknya harus dimiliki oleh seluruh pesawat tempur di dunia.
 
 
Saking canggihnya, ia menjadi sesuatu yang dibutuhkan.
 
Dikutip Zonajakarta.com dari Eurasian Times, teknologi IRST ini bisa membuat pesawat tempur untuk melacak dan mendeteksi pesawat siluman, drone, hingga rudal jarak jauh tanpa menggunakan radar.

Sekarang, sebuah dokumen yang dikeluarkan di bawah program Penelitian Inovasi Bisnis Kecil (SBIR) telah meminta pengajuan terkait dengan kemampuan IRST baru dan peningkatan tambahan untuk F-22.
 
 
Nantinya, F-22 Program Office akan mencari solusi perangkat keras dan lunak yang baru.
 
Hal ini akan memungkinkan adanya penginderaan inframerah jarak jauh dan kemampuan pengenalan objek. 
 
Jika kontraktor dapat menghasilkan solusi yang sesuai dengan persyaratan, Angkatan Udara akan menilai kompatibilitasnya dengan Raptor.
 
Baca Juga: Perkuat Striking Force, KRI Golok dan KRI dr Wahidin Sudirohusodo Resmi Berdinas di TNI AL

F-22 akan dilengkapi dengan IRST yang canggih pada saat teknologi seperti itu tidak umum di pesawat tempur barat. 

 
Namun pada pra-produksi, instalasi IRST tidak dilakukan.
 
Jika F-22 Raptor memiliki sistem IRST modern, yakni IRST21, maka yang paling untung adalah sang pilot.
 
Dengan fitur ini, pilot bisa mengidentifikasi dan melacak berbagai ancaman dengan cepat di luar jangkauan visual. Sensor akan menawarkan data penargetan tambahan.
 
 
Selain itu, ia juga memungkinkan pesawat tempur siluman untuk menyerang musuh secara pasif tanpa memancarkan emisi radar, fitur yang sangat penting untuk pesawat siluman.

Secara bersamaan, F-22 dapat menyerang target tanpa menggunakan radarnya sendiri. 

 
Ini akan menambah lapisan pertahanan terhadap ancaman rudal. Radar AN/APG-77 AESA, yang dipasang di F-22, memiliki beberapa karakteristik pencegatan probabilitas rendah (LPI) terbaik, sehingga menyulitkan sensor musuh untuk mendeteksinya,
apalagi melakukan geolokasi.
 
 
Selain itu, spektrum ancaman udara yang akan dibantu oleh IRST F-22 dalam memperoleh dan terlibat memainkan peran dalam situasi kritis. 
 
IRST yang canggih dapat mengidentifikasi objek yang tidak bisa dilihat oleh radar biasa, seperti pesawat tempur siluman, drone, pembom, dan bahkan rudal jelajah. (ZJ)

Editor: Tara Savika

Sumber: Eurasian Times


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network