Indonesia Tunjukkan Sikap Tegas dalam Penggunaan Kapal Selam Nuklir di NPT RevCon, Respon Malaysia Tak Terduga

- 5 Agustus 2022, 19:17 WIB
 Kapal selam China
Kapal selam China /Angkatan Laut China/19fortyfive.com

ZONAJAKARTA.COM - Saat ini, Indonesia tengah gencar melobi untuk pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan kapal selam bertenaga nuklir.

Indonesia menginginkan PBB lebih intens dalam memperingatkan tentang konsekuensi kemanusiaan dan lingkungan jika negara-negara dunia tidak mematuhi Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

NPT adalah sebuah traktat yang berlaku sejak 1970.

Baca Juga: Pemerintah Diharapkan Membenahi Mekanisme Penyularan Subsidi, Kurangi Beban APBN

Traktat ini memperkuat Negara-Negara Senjata Nuklir (NWS) dan Negara-Negara Senjata Non-Nuklir (NNWS) yang ditunjuk oleh Traktat untuk mencegah proliferasi lebih lanjut, mempromosikan kerja sama di bidang perdamaian, penggunaan teknologi nuklir, dan bekerja menuju perlucutan senjata.

Dalam bahasa sederhana, Traktar NPT ini menjadi landasan upaya internasional untuk mengurangi ancaman senjata nuklir.

Indonesia adalah negara yang menjadi bagian dalam Traktat NPT ini.

Baca Juga: Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Terlampaui, Polandia Borong FA-50 Disebut Jadi Pintu Akuisisi KF-21 Boramae

Sebagai salah satu anggota, tahun ini giliran Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah untuk Review Conference of the Parties of the Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT RevCon).

Halaman:

Editor: Maharani Dewi

Sumber: SCMP nti.org


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x