Godok Tata Cara Hukum Cambuk Pemain Game Online, Bupati Aceh Barat: Jangan Lagi Main PUBG!

- 28 Oktober 2020, 22:05 WIB
Para player PUBG disarankan memperhatikan aturan yang berlaku di setiap daerah. Soalnya, ada kawasan yang melarang warganya bermain PUBG dengan sanksi tegas. /Twitter.com/@PUBGMOBILE

Bahkan pada bulan Maret 2019 lalu, PUBG dilarang di negara bagian Gujarat di India setelah pemerintah setempat memutuskan bahwa permainan itu "terlalu membuat ketagihan dan kejam".

Beberapa orang yang ketahuan memainkan permainan ini pun ditangkap

Hal serupa nampaknya akan segera terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Nikahi Guru SMA Sendiri, Ini Sosok Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Dituding Hina Islam

Pasalnya, dikutip Zonajakarta.com dari RRI, Bupati Aceh Barat H Ramli, MS berjanji, akan mengeluarkan peraturan bupati (Perbup) tentang tata cara hukuman cambuk pemain game online sejenis PUBG.

Menurutnya, hukuman cambuk itu berdasarkan rekomendasi Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU).

"Kalau saya sebagai bupati, apa dikatakan MPU sangat setuju. Bisa jadi ke depan akan kita buat Perbub, insya Allah," katanya, Rabu (28/10/2020).

Baca Juga: Presiden Jokowi Dorong Indonesia Menjadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia, Bank Indonesia Beri Dukungan

Meski demikian, ia menyatakan, bahwa Perbub tersebut tentunya mesti mendapat persetujuan Pemerintah Provinsi Aceh. Namun dari segi agama, ia menilai penjatuhan cambuk bagi pemain game online PUBG sangat tepat sebagaimana disarankan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU).

Kolase foto Ketua Majelis Ulama Daerah Aceh Barat, Tengku Abdurrani dan game PUBG.
Kolase foto Ketua Majelis Ulama Daerah Aceh Barat, Tengku Abdurrani dan game PUBG. The Vocket

Halaman:

Editor: Lusi Nafisa

Sumber: RRI, Wikipedia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X